#DarikuUntukMesir

Maaf untuk posting kali agak OOT dan ga ada hubungannya dengan materi penulisan (Tema Blog ini pada bulan Agustus)

Akhirnya, gatal juga tangan ku untuk menuliskan sesuatu tentang Mesir. Sebuah negri yang sudah ada di dalam imajinasiku sejak aku masih TK. Dulu guru ngajiku selalu menceritakan Mesir lengkap dengan Nabi Musa dan Firaun nya. Beranjak ke SD, aku lebih mengenal Mesir sebagai negara yang begitu dahsyat karena menyumbangkan dua dari tujuh kejaiban dunia. Yaitu Piramida dan Sphinx.

Semakin mempelajari Mesir aku semakin menjadi penasaran, negeri ini dianugrahi begitu banyak anugrah oleh Allah SWT. Terusan Suez adalah bangunan selanjutnya yang aku kagumi. Begitu banyak orang cerdas di Mesir. Begitu banyak karunia alam yang diturunkan oleh Sang Maha Kuasa lewat Negri padang pasir ini. Salah satunya berwujud sungai yang menjadi denyut nadi bangsa Mesir. Apalagi jika bukan sungai Nil.

Saat beranjak ke SMP, anganku pun melayang jauh ingin suatu saat bisa menimba ilmu disana. Di salah satu Universitas tertua di dunia. Al Azhar di Kairo. Dan ensiklopediku tentang Mesir pun bertambah dengan masuknya seorang tokoh jelita bernama Cleopatra yang konon katanya sempat memimpin mesir di waktu silam.

Paradigma itu pun kembali bergeser beberapa tahun silam setelah kemunculan Film Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih. Mesir menjelma menjadi negara penuh dengan romantika dan cendekia. Negara dimana sumbangannya untuk negri ini begitu besar karena banyak sekali kaum intelektual muda yang terlahir dari sistem pendidikan disana.

Ah, itulah Mesir yang dulu. Mesir yang begitu kuat karakter dan nilai sejarahnya. Hingga kitab suci pun mencatat peradabannya.  Tapi dulu dan sekarang tidak akan ada bedanya jika kita melihatnya dari keterikatan dan persaudaraan antara kita dan umat muslim disana. Dan apapun yang mereka alami, itu pula akan berdampak pada kita di Indonesia. Karena sesungguhnya, umat muslim itu bagai satu tubuh. Jika ada satu bagian yang sakit, maka bagian lainnya juga akan ikut sakit.

Dan jangan pernah lupakan juga bahwa Mesir itu negara yang pertama kali mengakui kedaulatan Negara kita lho…

Dan sekarang saudara-saudara kita di Mesir sedang berjuang. Sedang disakiti oleh kaum bar-bar yang mengatasnamakan dirinya sebagai pengawal demokrasi. Konflik dan gejolak politik yang dibungkus oleh nafas agama menjadi semakin menenggelamkan negara itu dalam lautan darah dan api yang berkobar.

 

Aku tak akan membahas apa penyebab konflik itu lebih dalam. Apapun itu, sekarang konnflik itu sudah terjadi. Dan kita sebagai umat muslim di seluruh dunia juga merasa ikut tersakiti.

Nah, apa merasa ikut tersakiti aja cukup? Cukup sih, kalo kamu itu udah sakit-sakit an atau cacat plus harta yang kamu miliki cuma cukup buat makan hari ini.

mesir 3

Kalo kamu bisa baca tulisan di blog ini, logikanya berarti merasa ikut tersakiti aja ga cukup donk! Apa yang bisa kamu lakukan selanjutnya?

“Emmm… Aku dari kemarin udah mention SBY, ngetwit maki-maki militer Mesir, Pasang DP belasungkawa buat Mesir, sama broadcast keprihatinan tentang Mesir… Gmna tuh?”

Wow! Kamu keren banget! Selamat ya.. kamu bakat deh jadi preman keyboard. Yang kamu lakukan itu udah menunjukan kepedulian terhadap saudara ita di Mesir. Tapi kok kayaknya egois banget ya kalo kita cuma nglakuin itu? Padahal perjuangan kamu bisa berlanjut ke dunia nyata, ga hanya di dunia maya. Kamu bisa melakukan sesuatu yang lebih untuk saudara kita!

Misalnya, kamu bisa ikut Aksi turun ke jalan.. Mengekspresikan kepedulianmu dengan aksi nyata.. Bersama saudara-saudara satu Akidah.. Besok (16 Agustus) Insyaallah Aksi nya ada di Bundaran HI bagi yang di Jakarta. Terjun langsung!

Aksi Untuk Mesir 15 Agustus
Aksi Untuk Mesir 15 Agustus

“Tapi kak.. Aku kan sekolah, ngampus/ kerja..” Nah kalo gitu, salurkan sebagian rejeki kamu buat saudara kita yang mau berangkat misi kemanusiaan ke Mesir! Ini info nya! Langsung Transfer :

Ke ATM yuk... Donasi
Ke ATM yuk… Donasi

 

Masih merasa berat melakukannya juga? Tunjukan pengaruhmu di lingkungan sekitarmu! Ajak rame rame keluarga, tetangga, teman satu kelas, satu sekolah, satu kampus, satu kantor buat solat ghaib berjamaah untuk saudara kita yang Syahid disana…

Kalo kamu udah lakuin salah satu dari ketiga hal tersebut,,(Syukur-syukur sih tiga2 nya).. Baru berteriak lantang lah di Social Media.

Twitpic kepedulianmu… Mention ke Bapak Jendral Presiden Tercinta kita… @SBYudhoyono pake hastag #DarikuUntukMesir .

#DarikuUntukMesir @BriliAgung - S
#DarikuUntukMesir @BriliAgung – S

Nah, pasti jatuhnya akan lebih elegan dan nunjukin kalo kamu ga cuma bisa koar-koar kosong doang. Tapi kamu sudah melakukan aksi nyata kepedulian untuk Saudara kita disana..

“Mesir ga membutuhkan kita… Mereka punya Allah. Tapi nanti di hari pembalasan, malaikat yang akan bertanya :” Apa yang sudah kamu lakukan untuk saudaramu yang Terdzalimi?”

CEO Inspirator Academy, penulis 6 buku, co-writer 17 buku artis, pengusaha, dan trainer.

Cerita Dari Dirigen Oli Bekas

Cerita Dari Dirigen Oli Bekas Beberapa hari yang lalu mungkin teman-teman tahu bahwa saya menginisiasi donasi untuk membantu seorang anak bernama Latif. Sebuah video viral di social media memperlihatkan dia sedang dipaksa menyiram oli bekas…

Kios Untuk Ayah

Apakah benar hidup bermula di usia 40 tahun? Banyak sekali yang berkata kepada saya demikian. Bisa jadi ada benarnya, bisa jadi tidak berlaku bagi sebagian besar orang. Coba lihat sekeliling kita saat ini, apakah saudara…

Kamukah Salah Satu Gelandangan Itu? – Properti

https://finance.detik.com/properti/3744907/95-kaum-milenial-terancam-jadi-gelandangan-di-2020 Belakangan saya sering membuat survey atau polling mengenai properti. Kamu tahu kenapa? Ya tentu saja berawal dari kegelisahan saya ketika membaca liputan khusus koran kompas bulan februari kemarin, ditambah berita penegasan dari detik.com ….

#JumuahBerfaedah – Mamah dan Anak Buangannya.

Dari usul status FB dan IG Story saya pagi tadi, saya memilih tema Ibu untuk saya ceritakan di Jumat  ini. Saya memiliki hubungan yang unik dengan Ibu (yang biasa saya panggil Mamah). Relationship saya dengan…

#JumuahBerfaedah – Berorganisasi, Bersilaturahmi, Bersinergi.

Saya adalah orang yang sangat percaya dengan kekuatan silaturahmi. Bagaimana silaturahmi menjadi pintu paling juara untuk membuka rezeki. Aku mengalaminya sendiri. Seorang Brili bisa menjadi seperti ini pun, asbab silaturahmi. Alhamdulillah, karena ketetapanNya, silaturahmi yang…

5 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *