Jembel-Jembel Bermeterai

  Di sebuah trotoar yang sudah disesaki pedagang kakil lima, Pria paruh baya itu menengok ke samping kanan kiri. Wajahnya dipenuhi butir-butir keringat sebesar biji jagung. Alisnya naik, nafasnya tersengal satu dua. Matanya tiba-tiba tertuju…