My Life Style

Malam itu Argo lawu membawaku dari Gambir menuju ke Solo Balapan. Bukan, aku bukan akan berlibur. Tapi aku akan mengemban sebuah tanggung jawab untuk menunaikan tugas menyebarkan sebuah gaya hidup baru. Sebuah gaya hidup masa depan..

Sabtu pagi tanggal 13 Juli 2013, saat kakiku menjejakan Bumi Solo, aku dijemput oleh seorang kawan dari KSM Soloraya,, mas Yogdi namanya.. Dia membawaku pertama kali adalah ke kantor HRI di Solo. Disana aku dipersilahkan untuk istirahat sejenak sembari membersihkan diri. Aku sempatkan diri sejenak untuk merapihkan materi yang akan kubawakan hari ini di depan audience.

Ya, hari itu aku akan menjadi satu bagian dari sebuah sejarah besar kampanye gaya hidup yang Sukses Mulia. Festival Sukses Mulia yang akan dihelat di 20 kota dengan 200 pembicara Nasional serentak menyalakan api Sukses Mulia. Dan aku adalah salah satu dari mereka yang mengemban tugas di kota Solo. Sebuah kota cantik, asri, nan indah yang tak pernah bosan bikin betah.

Tepat jam 8 aku sudah siap di Balaikota Solo. Tempat diadakannya perhelatan akbar dan bersejarah ini. Sekitaf 600 kursi sudah disiapkan. Dan ada puluhan booth dari komunitas dan bisnis lokal menghuni bagian dalam Balai Kota Solo. Puluhan peserta yang nampak sudah siap menjemput ilmu masih duduk-duduk santai di depan dan parkiran. Panitia sengaja menahan mereka disana terlebih dahulu sebelum gate di buka.

Didalam, panitia hilir mudik menyiapkan semuanya. Tak ada yang diam disana, karena masing-masing menyiapkan tugasnya. Ada mas Aryo, mas Tri, Mba Debi, Mas Wahid, Mba Citra dan semua panitia dari komunitas Sukses Mulia Soloraya.

Aku adalah salah satu dari 12 pembicara yang akan menyebarkan virus sukses mulia di Solo. Pembicara yang lain? Jangan ditanya,,, Ada ketua HIPMI Solo, Ada owner dari cozmeed, ada penggagas akademi berbagi solo, Ada Pak Sabar Gorki yang hanya dengan satu kaki bisa menaklukan puncak elbrus. Dan pembicara lain yang tengah mencapai pucak tertinggi Sukses Mulia dalam hidupnya. Mungkin aku pembicara termuda disana. Tapi aku percaya diri, dapat berbagi sesuatu yang bermanfaat hari itu.

Jam 9 Mba Chintya yang di plot sebagai MC membuka acara itu dengan energik. Entah dia memakai batere A berapa, tapi energinya seakan begitu meluap pagi itu. Dan hal itu turut mengobarkan semangat sekitar 500 peserta yang saat itu sudah memadati area dalam Balaikota. Awalnya aku tak menyangka, ternyata antusiasme yang ditunjukan warga kota Solo dan sekitarnya pagi itu begitu membahana. Ada yang datang dari Klaten, Semarang, bahkan Jogjakarta! Menempuh jarak yang lumayan untuk sampai disana.

Sebuah tanggung jawab yang besar, karena aku tak mau membiarkan mereka kecewa dengan penampilanku pagi itu. Aku harus All Out menunjukan penampilan prima untuk mereka. Membagikan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka. Aku beruntung saat itu sahabatku dari Klaten datang. Seorang trainer sekaligus penulis buku best seller, Mas Dinar.

Tentu, dimanapun dan kapanpun.. Semua salam “ Apa Kabar?” akan dijawab dengan lantang sembari berdiri,, “SUKSES MULIA!” . Merinding rasanya menyaksikan balai kota solo bergetar karena kekompakan 500 orang dengan lantang meneriakan salam itu!

Aku hari itu membawakan tema “Passion”. Sebuah hal yang sebenarnya ramai dibicarakan orang. Banyak orang yang mencarinya seperti dompet berharga yang hilang, namun mereka tak sadar sebenarnya passion itu ada di dalam hati terdalamnya masing-masing orang.

IMG00815-20130713-0933
Foto Seadanya, dari BB soalnya :))

Waktuku hanya 20 menit, kurang sebenarnya karena biasanya untuk materi itu minimal 2 jam baru aku bisa membawakan dengan leluasa. Tapi sudah aku antisipasi, yang ingin lebih lanjut dibantu untuk mengetahui passionnya, bisa langsung diskusi di booth ku yang memang sudah disediakan panitia.

Diluar dugaan, tak lama setelah aku turun panggung dan menghuni booth ku, langsung ada 3 orang yang menghampiriku. Jika tak keliru, ketiga “pasien” pertama ku adalah masa Andi, Mba Widya, dan Mba Dewi. Kami diskusi seru dengan passion dan aku mencoba meng-coach mereka dengan tools sederhana yang ku punyai untuk menemukan passion mereka.

Terus di brondong pertanyaan..
Terus di brondong pertanyaan..

Setelah mereka, “pasien” tak kunjung berhenti satu demi satu antre, datang, pergi, lalu datang lagi. Beberapa yang kuingat namanya ada mas kandar, Mba Ajeng, Mba Chandra, De Shofie, Mba Ammi, Mba Devi, Mba Dilla, Mba Retno, Mba Trias, Mba Amal dan masih banyaak lainnya (Maaf yang ga kesebut,,)

Coaching tentang PASSION! FUN!
Coaching tentang PASSION! FUN!

 

Semuanya curhat tentang yang unik-unik. Tetapi memang kebanyakan tentang Passion. Alhamdulillah dari sekian banyak teman-teman yang berkunjung ke booth ku, aku bisa membantu Mas Kandar menemukan gairahnya kembali menyelesaikan skripsi yang lama tertunda. Dan membantu de Sofhie, seorang anak SMA kelas 3 yang begitu cerdas dan kreatif untuk menemukan keberaniannya menembus batas ketakutannya mengaktualisasikan dirinya di luar lingkungan sekolah.

Melayani lebih dari 30 peserta yang terbagi dalam beberapa gelombang walaupun membuat tenggorakan ku kerontang. Dan otomatis hanya waktu solat yang bisa kugunakan untuk jeda, aku begitu menikmatinya. Bahkan beberapa peserta bertanya dengan iba.. “Mas kecapekan ya?” “Mas, matanya ko merah?” “Mas, pandangannya sayu..” . Ya wajar saja, aku sampai Solo jam 5 pagi, dan tanpa istirahat lagi aku tampil jam 9 dilanjutkan memberikan coaching sederhana sampai acara ini usai jam 5 sore,,,

Abis curhat, ga sahih kalo ga poto bareng..
Abis curhat, ga sahih kalo ga poto bareng..

Tapi demi menyebarkan semangat Sukses Mulia, dan menjalani apa yang menjadi passion ku, itulah letak kenikmatannya. Cape dan lelah menguap begitu saja.

Alhamdulillah,, selain mempertajam ilmu ku lagi. Menyebarkan virus sukses mulia, aku juga banyak mendapatkan sahabat serta saudara baru di Solo. Bahkan hingga aku pulang ke Jakarta pun masih mendapatkan saudara-saudara baru dari Mas Dinar. Mas Dinar yang luar biasa mengantarkui ke stasiun walaupun itu sudah larut malam. Semua itu,,,Priceless…

Salut dan 4 Jempol untuk Panitia KSM Soloraya seperti Mas Aryo, Mas Tri, Mas Wahid, Mas Yogdi, Mas Novel, Mba Debi, Mba Citra, Mba Giyarni, dan semuanya yang ga cukup dua halaman ini untuk menyebutkan sosok2 keren itu. Dan angkat topi untuk duo mc FSM Solo, mba Chintya dan Mba Finna! Muda, Ayu, dan Berbahaya!

Yang bareng panitia, cma punya yg ini.. Sama mba Citra!
Yang bareng panitia, cma punya yg ini.. Sama mba Citra!

Solo selalu meninggalkan kehangatannya yang meresap sampai relung hati.. Tidak cuma sekali, namun berkali-kali . Ga pernah bosan untuk jatuh hati pada kota ini.. Berulang, dan berulang lagi.. Harapku, Semoga diberikan umur dan nafas untuk kembali ke kota ini lagi. Menyebarkan ilmu dan inspirasi. Banyak hal yang bisa disyukuri hari ini.. Thanx to Allah dan KSM Soloraya atas kesempatan yang diberikan..

Yes! Mari teriakan dengan lantang! Sukses Mulia is My Lifestyle!!!

IMG00347-20130715-0615

CEO Inspirator Academy, penulis 6 buku, co-writer 17 buku artis, pengusaha, dan trainer.

Review Film Ghost Writer

    Ghost writer yang mereview film ghost writer. Akhirnya, setelah sekian lama bisa nge blog lagi. Dan, kali ini edisi khusus karena saya akan me review sebuah film. Karena biasanya untuk blog ini, review…

Cerita Dari Dirigen Oli Bekas

Cerita Dari Dirigen Oli Bekas Beberapa hari yang lalu mungkin teman-teman tahu bahwa saya menginisiasi donasi untuk membantu seorang anak bernama Latif. Sebuah video viral di social media memperlihatkan dia sedang dipaksa menyiram oli bekas…

Kios Untuk Ayah

Apakah benar hidup bermula di usia 40 tahun? Banyak sekali yang berkata kepada saya demikian. Bisa jadi ada benarnya, bisa jadi tidak berlaku bagi sebagian besar orang. Coba lihat sekeliling kita saat ini, apakah saudara…

Kamukah Salah Satu Gelandangan Itu? – Properti

https://finance.detik.com/properti/3744907/95-kaum-milenial-terancam-jadi-gelandangan-di-2020 Belakangan saya sering membuat survey atau polling mengenai properti. Kamu tahu kenapa? Ya tentu saja berawal dari kegelisahan saya ketika membaca liputan khusus koran kompas bulan februari kemarin, ditambah berita penegasan dari detik.com ….

#JumuahBerfaedah – Mamah dan Anak Buangannya.

Dari usul status FB dan IG Story saya pagi tadi, saya memilih tema Ibu untuk saya ceritakan di Jumat  ini. Saya memiliki hubungan yang unik dengan Ibu (yang biasa saya panggil Mamah). Relationship saya dengan…

4 comments

    Aku 3 tahun di Solo saat MTs dulu mas. Pengen juga kembali ke sana suatu saat. Apalagi kalau terlibat di acara KSM. Pasti lebih seru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *