Jangan Kutuk Kegelapan, Nyalakan Lilin!

Kelas Inspirasi

ki2

“Jangan mengutuk kegelapan, nyalakan lilin.”

Itulah kata-kata Pak Anies Baswedan yang selalu terngiang-ngiang dikepalaku sampai saat ini. Dan itulah mengapa dari awal aku sangat menggebu-gebu ingin berpartisipasi dalam program-program Yayasan Indonesia Mengajarnya.

Awalnya aku ingin daftar di Kelas Inspirasi Jakarta, tapi apa daya, kelas Inspirasi Jakarta udah tutup pendaftaran pada saat aku tahu dan ngeh telah dibuka pendaftarannya. Tapi hal itu aja ga cukup buat madamin nyali ku untuk berbagi. Aku nekat daftar sebagai relawan Jogja.

Hari pengumuman yang ditunggu-tunggu pun tiba. Dan alhamdulillah, esay ku diterima oleh tim panitia dan aku lolos dalam seleksi sebagai pengajar di kelas Inspirasi. Kelasnya akan diadakan serentak di SD Negri di 7 kota di Indonesia. Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, Solo, Pekanbaru, dan Makassar.

Kelasnya sendiri ada di tanggal 20 februari. Dan itu artinya aku harus ambil cuti minimal dua hari untuk join sebagai relawan di acara ini.

Its okay, anggap aku sedang urunan untuk pendidikan bangsa Ini.

Dan hari ini adalah briefing kelas inspirasi bersama dengan 700 profesional yang memutuskan untuk menjadi relawan di kota Jakarta. Ya karena aku ga bisa ikut briefing di Jogja, bukan berarti aku ga bisa ikut briefing di Jakarta.

Acara sangat rame. Satu aula full dengan para relawan yang duduk lesehan. Dibuka dengan video rekaman anak SD tentang cita-citanya yang hampir membuat air mataku menitik. Satu yang kuingat dari rekaman anak-anak SD nya :

“Aku ingin jadi dokter hewan, tapi aku belum pernah lihat dokter hewan..”

Guys, nyadar ga sih, itu tugas kita untuk menghubungkan mimpi-mimpi mereka! Tugas mendidik adalah tugas semua orang yang terdidik.

Kita adalah korban pendidikan. Dan kita telah merasakan manfaat pendidikan itu. Jadi ini adalah saatnya kita lunasi itu dengan mendidik pula.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan bersama-sama. Ada rasa merinding dan haru kala menyanyikan ini bersama dengan 700 orang bersama.

Lalu Pak Anies datang dan memberikan sambutannya.Ya inilah yang aku tangkap dari sambutannya dan aku translate dengan bahasaku sendiri.

show_image_NpAdvMainFea

Para relawan ini yang berjumlah lebih dari seribu orang di Seluruh Indonesia ada dan berkumpul di program Kelas Inspirasi karena rasa cinta kepada Bangsa. Bukan karena ada paksaan atau karena ada imbalan. Semua relawan mebiayai sendiri semua kerjanya. Mualai dari materi, tiket transportasi dan segala macamnya.

Jangan harapkan ada karpet merah apalagi organ tunggal yang menyambut kita saat akan mengajar. Bahkan panitia pun ga akan datang nantinya. Kita akan merasakan pengalaman yang sesungguhnya.

Masa depan Bangsa Indonesia ada di ruang-ruang kelas sekolahnya. Didalam anak-anaknya.

Republik ini didirikan dengan iuran para founding fathernya. Iuran harta, Iuran tenaga, Iuran pikiran bahkan Iuran Nyawa. Dan iuran itu sifatnya ya sukarela. Ga ada harapan atau keinginan untuk mendapatkan cash back dari sana. Tulus!

Dan kita sebagai anak bangsa yang telah menikmati kemerdekaan. Nikmat aman, nikmat pendidikan, dan nikmat kesejahteraan sesungguhnya mempunyai utang pada dunia pendidikan. Kita ga akan ada di posisi kita sekarang ini tanpa pendidikan.

Banyak mimpi-mimpi yang hilang di ruang kelas. Dan itulah tujuan kita untuk menghadirkan mimpi-mimpi itu di ruang-ruang kelas. Dan kelas Inspirasi adalah satu pembuktian gerakan nyata bahwa di Negri ini masih banyak manusia yang ingin membangun Negri ini dengan sukarela.

combined

Mungkin kita yang tiap hari teriak-teriak bilang pemerintah bego atau DPR nya ga punya kerjaan, sesungguhnya sedang mengutuk kegelapan yang tiada habisnya. Jika energi kita habis untuk mengutuk itu, lalu kapan nyalain lilinnya???

Berbuatlah sesuatu, walaupun itu kecil.Kelas Inspirasi is about conecting the Dream. Yang nantinya akan membekas dari siswa-siswa itu adalah ketulusan kita. Karena ketulusan itu datang dari hati. Dan yang datang dari hati akan diterima dengan hati pula serta bertahan lama.

Republik ini defisit orang jujur. Jadi yang terpenting tentang apa yang kita sampaikan nanti adalah tentang kejujuran. Coba perhatikan, orang-orang Indonesia yang Go Internasional dan diakui dunia adalah mereka yang ga punya masalah dengan kejujurannya. Coba deh liat yang bermasalah dengan kejujurannya, pasti dia hanya akan mentok di local class.

Selanjutnya adalah ajarkan tentang kerja keras. Ajarkan bahwa untuk mencapai profesi kita sekarang ini dibutuhkan kerja keras dan determinasi tinggi. Setelah itu nyalakan mimpi-mimpi mereka. Suatu saat mereka pun akan bisa mencapai mimpinya seperti kita yang sudah mencapainya.

Bener-bener satu speech yang keren dari Pak Anies dan itu menyalakan kita semua disana. Setelah itu kami diajarkan bagaimana membuat satu kelas menjadi menarik. Dan rahasia-rahasia dalam menyampaikan satu materi agar anak-anak SD tidak bosan dan perhatiannya tertuju pada kita.

Briefingnya aja udah keren Banget,, Jadi ga sabar terjun langsungnya nanti di tanggal 20. See U Kelas Inspirasi Jogja!

Oia, di kelas Inspirasi ini aku ketemu salah satu Putri Indonesia 2008 yang join sebagai pengajar dan bisa tukeran pin bb sama chef ……… yang juga jadi relawan di jogja nantinya.

Kelas Inspirasi! Bangun Mimpi Anak Indonesia!

a21

CEO Inspirator Academy, penulis 6 buku, co-writer 17 buku artis, pengusaha, dan trainer.

Kios Untuk Ayah

Apakah benar hidup bermula di usia 40 tahun? Banyak sekali yang berkata kepada saya demikian. Bisa jadi ada benarnya, bisa jadi tidak berlaku bagi sebagian besar orang. Coba lihat sekeliling kita saat ini, apakah saudara…

Kamukah Salah Satu Gelandangan Itu? – Properti

https://finance.detik.com/properti/3744907/95-kaum-milenial-terancam-jadi-gelandangan-di-2020 Belakangan saya sering membuat survey atau polling mengenai properti. Kamu tahu kenapa? Ya tentu saja berawal dari kegelisahan saya ketika membaca liputan khusus koran kompas bulan februari kemarin, ditambah berita penegasan dari detik.com ….

#JumuahBerfaedah – Mamah dan Anak Buangannya.

Dari usul status FB dan IG Story saya pagi tadi, saya memilih tema Ibu untuk saya ceritakan di Jumat  ini. Saya memiliki hubungan yang unik dengan Ibu (yang biasa saya panggil Mamah). Relationship saya dengan…

#JumuahBerfaedah – Berorganisasi, Bersilaturahmi, Bersinergi.

Saya adalah orang yang sangat percaya dengan kekuatan silaturahmi. Bagaimana silaturahmi menjadi pintu paling juara untuk membuka rezeki. Aku mengalaminya sendiri. Seorang Brili bisa menjadi seperti ini pun, asbab silaturahmi. Alhamdulillah, karena ketetapanNya, silaturahmi yang…

Alien Dalam Dunia Penulis (Tere Liye)

Saya tidak kaget dengan heboh pernyataan Bang Tere Liye kemarin. Karena saya mengikuti pemikiran sekaligus langkah yang ditempuhnya soal keadilan bagi penulis. Termasuk audiensi yang saya lakukan Maret lalu kepada Pak Hestu Yoga selaku Direktur…

12 comments

    Sampai ketemu di Jogja mas, saya juga relawan yang terpilih tapi tidak bisa hadir saat briefing, dari tulisan ini saya bisa sedikit mendapatkan pencerahan dan percikan semangat dari Jakarta. Salam saya dari Flores 😀

    Congrats mas.. Kamu punya hati dan punya kesempatan ini..
    Aku salah satu yang gak lulus ikut kelas inspirasi..
    Tapi aku tau.. Aku punya bagian lain…
    Be light.. Be blessed..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *