Kegilaan Helmy Yahya Yang Bikin Kamu Geleng-Geleng Kepala

Dua hari yang lalu, mentor bisnis saya Mardigu Wowiek Prasantyo mengundang saya untuk menggali ilmu dari salah satu sahabatnya. Dan dia tidak memberitahukan siapa namanya. Dia hanya berkata :

Jika ada seseorang yang memiliki pengalaman sebagai mantan direktur sebuah BUMN, memiliki bisnis media dan production house, berkiprah di bidang property, retail, membangun organisasi dari nol hingga besar.

Seorang “Self Made Millionaire”, memiliki perjuangan hidup dari bawah, hingga menjadi sukses seperti sekarang. Bahkan media menyebutnya dirinya sudah tidak bisa lebih terkenal dari saat ini. Inginkah anda selama 4 jam duduk sejajar dengannya? Berhadapan dengan nya? Berdialog dengannya?

Adakah yang anda ingin mengetahui lebih rinci lagi apa RESEP SUKSES nya?

Adakah masalah anda yang anda ingin dengar langsung solusi dari sarannya?

Ayahnya hanya pedagang kaki lima di sebuah pasar basah yang selalu pindah-pindah terusir dan tidak menetap. Bersama kakak kandungnya merantau ke beberapa kota hingga berlabuh di Jakarta lalu meneruskan kuliah yang mendapat bea siswa dari Negara.

2 PON dan 1 SEA Games terakhir diselenggarakan di Indoensia perusahaanya lah yang dipakai panitia sebagai event organizer dalam acara opening dan closing ceremony. Salah satu bisnis andalanya adalah juga pengelola peralatan pangung, lighting, laser, sound system kelas dunia.

Kalau saya bisa “memintanya” untuk anda para sahabat, memanfaatkan waktunya yang sedikit ditengah kepadatan aktifitasnya, adakah yang mau memanfaatkan waktu bersamanya?

 

Semua orang sudah pasti menebak-nebak buah manggis siapakah gerangan dia?

DAMN! Betul sekali, seorang Living Legend bernama Helmy Yahya. Kenapa saya sebut living legend? Karena dia salah satu lulusan master terbaik New York University dan menyelesaikannya hanya dalam waktu 10 bulan! Pemegang 20 rekor MURI, Dan penyabet 16 piala Panasonic Award!

Dan gilanya lagi, apa yang muncul di TV, itu hanya 20% dari total pencapaiannya. Karena nature nya dia adalah pengusaha yang saya harus bilang EDAN!

Suatu ketika, Mas Helmy diundang untuk menjadi MC di acara yang dihadiri Bupati dan Gubernur. Setelah acara, mereka makan bersama dan walikota Magelang bertanya pada Mas Helmy, “Mas, Magelang ini punya Borobudur. Salah satu keajaiban dunia. Tapi yang dapat berkahnya itu justru Jogja. Turis lebih banyak nginep disana. Gimana ya mas, biar Magelang yang dapat berkahnya?”

Semua mata langsung tertuju pada Mas Helmy. Hening menanti jawaban dari sang maestro. Tanpa berpikir panjang, Mas Helmy langsung menjawab, “Gampang Pak. Serahkan pengelolaan Borobudur pada saya.”

Semua yang hadir di sana, tidak menyangka akan seperti itu jawabannya. Sang walikota pun gusar, “Lantas bagaimana mas Helmy akan mengelolanya?”

“Saya akan membuat tata cahaya yang megah di Borobudur. Saat ini Borobudur itu gelap. Jam 5 sudah tutup. Jika saya kasih tata cahaya, maka aktifitas bisa terus ada sampai jam 12 malam. Turis pun akan menikmati Borobudur hingga malam hari. Mereka akan memilih untuk stay di Magelang daripada harus menempuh perjalanan ke Jogja malam hari.” Mas Helmy dengan tenang menjawab.

“Tapi kita ga punya listrik yang cukup untuk melakukan itu.” Sang Walikota masih bersemangat mempertanyakan ide itu.

Tanpa berkata sepatah katapun, mas Helmy mengambil hp nya dan menelepon seseorang. Dia tidak mempedulikan bagaimana tatap mata penasaran semua orang dalam ruangan tersebut. Tak lama, mas Helmy berbicara pada orang di seberang telepon.

“Bos… Aku punya proyek mau bikin lampu di Borobudur. Kita butuh listrik kurang lebih sekian megawatt. Bisa dibantu ga?”
Tak berapa lama, Mas Helmy mengangguk penuh kemenangan dan menutup teleponnya. “Yang barusan saya telepon adalah sahabat saya, salah satu Direktur PLN. Dia menggaransi saya bahwa project itu sangat mungkin dilakukan dan siap support. Jadi bagaimana Pak Walikota?”

Ketika mendengar cerita itu, saya juga ikut-ikutan bengong. Edan nih orang. Bisa berpikir out of the box dan idenya brilian.

Satu kalimat terakhir darinya yang buat saya ga bisa move on : “There is no room for mediocre! Kalo lo jadi orang nanggung, goblok banget kagak pinter banget kagak. Lo ga bakal jadi apa-apa. Kalo mau sukses ya fokus jadi yang terbaik di satu bidang. Percaya ma gue, abis itu semua bidang yang lain bakal keangkat!”

Dalam hati, siaaappp boss!!! Semoga jadi Bupati Ogan Ilir selanjutnya. Saya percaya orang ini mampu mengubah wajah tanah kelahirannya dalam 3 tahun.

Terima kasih mas Helmy.

helmy-yahya-brili-agung

CEO Inspirator Academy, penulis 6 buku, co-writer 17 buku artis, pengusaha, dan trainer.

#JumuahBerfaedah – Mamah dan Anak Buangannya.

Dari usul status FB dan IG Story saya pagi tadi, saya memilih tema Ibu untuk saya ceritakan di Jumat  ini. Saya memiliki hubungan yang unik dengan Ibu (yang biasa saya panggil Mamah). Relationship saya dengan…

#JumuahBerfaedah – Berorganisasi, Bersilaturahmi, Bersinergi.

Saya adalah orang yang sangat percaya dengan kekuatan silaturahmi. Bagaimana silaturahmi menjadi pintu paling juara untuk membuka rezeki. Aku mengalaminya sendiri. Seorang Brili bisa menjadi seperti ini pun, asbab silaturahmi. Alhamdulillah, karena ketetapanNya, silaturahmi yang…

Alien Dalam Dunia Penulis (Tere Liye)

Saya tidak kaget dengan heboh pernyataan Bang Tere Liye kemarin. Karena saya mengikuti pemikiran sekaligus langkah yang ditempuhnya soal keadilan bagi penulis. Termasuk audiensi yang saya lakukan Maret lalu kepada Pak Hestu Yoga selaku Direktur…

LAPORAN PAKET BERBUKA GOES TO DESA 2017

Nabi SAW bersabda: “ Sesungguhnya sedekah itu benar-benar akan dapat memadamkan panasnya alam kubur bagi penghuninya, dan orang mukmin akan bernaung dibawah bayang-bayang sedekahnya, “ – HR. At-Thabrani   Alhamdulillah Terimakasih tiada terkira bagi semua…

Update Paket Berbuka Goes To Desa 2017

Assalamualaikum Saudaraku… Apakah kita masih diberi kesempatan untuk bertemu Jumat lagi minggu depan? Atau Ramadhan lagi besok? Tak ada yang tahu perihal ini kecuali DIA yang Maha Mencipta. Yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha melakukan…

7 comments

    He supposed to be a governoor, he deserved! Menurut gue, dia itu bisa dibilang’McGeaver’-nya bisnis hiburan Indonesia.
    Beda banget lah sama abangnya yg udh memble jd kacung ARB..

    out of the box, membaca kalimat itu jadi langsung teringat mata kuliah filsafat dakwah. Di sela-sela jam kuliah, dosen filsafatku ngasih game yang ujung-ujungnya mau ngasih tahu apa itu “out of the box”. kereen,, tulisannya mas Brili. Terimakasih buat ilmunya mas Brili :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *