Prediksi TREN 2015

Anda tentu masih mengingat betapa gegap gempitanya antusiasme masyarakat Indonesia di medio 2007 an setelah Pak Purdi Chandra menyebarkan virus Entreprenur. Dengan tagline yang heboh saat itu, “CARA GILA JADI PENGUSAHA” beliau berhasil “menjajah” Indonesia dengan virus Entrepreneur.

Coba, berapa dari Anda yang pernah mengikuti Entrepreneur University atau minimal pernah mendengarnya? Bagaimana kalo Young Entrepreneur Academy besutan mas Jaya Setiabudi? Saya yakin Anda familiar dengan salah satu dari program itu.

Beranjak ke medio tahun 2010 an. Saya tidak tahu persis kapan Indonesia Inspiring Movement yang digagas guru kita semua Kek Jamil Azzaini mulai membumikan kiprahnya. Tapi masih segar pada catatan saya, di tahun 2010 i2move sudah menjangkau saya di Bali. Dan saat itu pulalah virus Trainer mulai digaungkan ke antero Nusantara oleh Sang Inspirator Sukses Mulia. Apa yang terjadi kemudian? Hingga saat ini, antusiasme masyarakat Indonesia untuk menjadi seorang Trainer masih sangat tinggi.

Jika Pak Purdi berhasil menebarkan virus Entrepreneur, maka Pak Jamil berhasil menebarkan virus Trainer.

Nah, bagaimana dengan 2015?

Saya menangkap beberapa fenomena unik.

Fenomena 1. Turn over judul buku baru setiap bulan di toko buku saat ini sudah menyentuh bilangan 1000. Dimana hal ini merupakan suatu lonjakan yang signifikan dibandingkan tahun 2013.

Fenomena 2. Pengusaha, Artis, dan Trainer sekarang seolah berlomba untuk menampilkan namanya sebagai penulis sebuah buku. (Kita tidak sedang membahas bagaimana cara mereka menuliskannya). Ini juga semakin diperkokoh dari data R n D di perusahaan saya, yang menunjukkan bahwa 80% peserta pelatihan menulis saya atau klien co-writing saya memiliki profile 3 profesi ini. Cara membuktikan paling mudah adalah, sebutkan sosok pengusaha,trainer, atau artis yang Anda kenal lalu cek apakah mereka sudah/sedang menulis buku.

Fenomena 3. Profesi penulis semakin hari semakin mendapatkan penghargaan dan respect dari masyarakat dunia. Oh, bisa jadi hal ini terjadi setelah terungkap fakta bahwa kekayaan JK Rowling melebihi Ratu Elizabeth.

Nah, dengan munculnya fenomena ini, apa yang bisa kita simpulkan? Perhatikan ini baik-baik :

“Di tahun 2015 dan tahun-tahun berikutnya, virus Writer akan merebak di Indonesia. Dan akan semakin banyak orang yang berlomba-lomba menjadi penulis.”

Oke, pilihannya sekarang ada pada Anda. Menjadi orang yang ikut gerbong menjadi penulis atau menjadi salah satu yang hanya menjadi penonton setia teman-teman Anda yang akan menjadi penulis.

Jika suatu hari Anda melihat fenomena ini menjadi kenyataan, ingatlah Anda pernah membacanya pertama kali di sini.

CEO Inspirator Academy, penulis 6 buku, co-writer 17 buku artis, pengusaha, dan trainer.

Kios Untuk Ayah

Apakah benar hidup bermula di usia 40 tahun? Banyak sekali yang berkata kepada saya demikian. Bisa jadi ada benarnya, bisa jadi tidak berlaku bagi sebagian besar orang. Coba lihat sekeliling kita saat ini, apakah saudara…

Kamukah Salah Satu Gelandangan Itu? – Properti

https://finance.detik.com/properti/3744907/95-kaum-milenial-terancam-jadi-gelandangan-di-2020 Belakangan saya sering membuat survey atau polling mengenai properti. Kamu tahu kenapa? Ya tentu saja berawal dari kegelisahan saya ketika membaca liputan khusus koran kompas bulan februari kemarin, ditambah berita penegasan dari detik.com ….

#JumuahBerfaedah – Mamah dan Anak Buangannya.

Dari usul status FB dan IG Story saya pagi tadi, saya memilih tema Ibu untuk saya ceritakan di Jumat  ini. Saya memiliki hubungan yang unik dengan Ibu (yang biasa saya panggil Mamah). Relationship saya dengan…

#JumuahBerfaedah – Berorganisasi, Bersilaturahmi, Bersinergi.

Saya adalah orang yang sangat percaya dengan kekuatan silaturahmi. Bagaimana silaturahmi menjadi pintu paling juara untuk membuka rezeki. Aku mengalaminya sendiri. Seorang Brili bisa menjadi seperti ini pun, asbab silaturahmi. Alhamdulillah, karena ketetapanNya, silaturahmi yang…

Alien Dalam Dunia Penulis (Tere Liye)

Saya tidak kaget dengan heboh pernyataan Bang Tere Liye kemarin. Karena saya mengikuti pemikiran sekaligus langkah yang ditempuhnya soal keadilan bagi penulis. Termasuk audiensi yang saya lakukan Maret lalu kepada Pak Hestu Yoga selaku Direktur…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *