Untukmu, Yang Tercipta Dari Tulang Rusukku..

Untukmu, Yang Tercipta Dari Tulang Rusukku..

Bekasi, 20 Januari 2012

Brili Agung Zaky Pradika

Assalamualaikum Wr. Wb

Apa kabarmu wahai sahabat-sahabatku? Semoga kita semua selalu berada dekapan dan lindungan terbaikNya. Amiin…

Kalo baca judul tulisanku kali ini, mungkin banyak yang bertanya-tanya.” Ko tema tulisannya Brili lebih sering tentang wanita ya. . Udah sering kali diangkat temanya..”

Aku tanya balik.. “ Bukankah Ibumu juga wanita?” Bagiku, wanita adalah sosok ibu yang harus dan wajib dihargai serta dimuliakan. Mengapa seorang wanita tercipta dari tulang rusuk seorang pria? Kenapa bukan dari ubun-ubun, kaki, atau bahkan tangan?

Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria, agar posisi wanita ada di posisi paling dekat dengan hati seorang pria. Rusuk terletak di dada, jadi seorang wanita memang diciptakan untuk dilindungi dan didekap dengan penuh kasih sayang oleh pria.

 

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.

“Ibu, mengapa Ibu menangis?”.

ibunya menjawab, “Sebab, aku wanita.”

“Aku tak mengerti Ibu..,” kata si anak lagi.

Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.

“Nak, kamu memang tak akan mengerti….”

 

Kemudian, anak itupun bertanya pada ayahnya.

“Ayah, mengapa Ibu menangis?.

Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?

Sang ayah menjawab, “Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.

“Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.

 

Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan.

“Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?”

 

Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, “Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

 

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu….Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.Wanita, kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih,walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang , untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

 

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankan tulang rusuk-lah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

 

Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa, suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi. Dan, akhirnya, kuberikan ia airmata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.

 

Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, airmata ini adalah airmata kehidupan.”

 

Begitu hebatnya Tuhan menciptakan wanita. Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam pria: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan pria, itulah wanita. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah wanita. 

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang pria… tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.. .. tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang pria, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya. .. kata-kata yang lembut… ungkapan-ungkapan sayang yang sepele… namun baginya sangat berarti… membuatnya aman di dekat pria…

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika seorang pria berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya…. tetapi jika wanita berpikir tentang perasaan seorang pria, itu akan menyita seluruh hidupnya…

Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,

“Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?”

Tuhan menjawab,

“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.

Malaikat menjawab dan takjub,

“Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!

Tuhan menjawab,

“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,

“Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”

Tuhan menjawab,

“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata.”

“Untuk apa?“, tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan,

“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona pria, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih dari pria, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran. Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.”

“Cintanya tanpa syarat. Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering lupa betapa berharganya dia ..”

 

Ditulis di Bekasi, boleh dibaca, disebarkan, dibagikan kapan dan kemana saja..

Brili Agung Zaky Pradika

Email : brili.agung.zp@gmail.com

Twitter : @BriliAgung

CEO Inspirator Academy, penulis 6 buku, co-writer 17 buku artis, pengusaha, dan trainer.

Alien Dalam Dunia Penulis (Tere Liye)

Saya tidak kaget dengan heboh pernyataan Bang Tere Liye kemarin. Karena saya mengikuti pemikiran sekaligus langkah yang ditempuhnya soal keadilan bagi penulis. Termasuk audiensi yang saya lakukan Maret lalu kepada Pak Hestu Yoga selaku Direktur…

LAPORAN PAKET BERBUKA GOES TO DESA 2017

Nabi SAW bersabda: “ Sesungguhnya sedekah itu benar-benar akan dapat memadamkan panasnya alam kubur bagi penghuninya, dan orang mukmin akan bernaung dibawah bayang-bayang sedekahnya, “ – HR. At-Thabrani   Alhamdulillah Terimakasih tiada terkira bagi semua…

Update Paket Berbuka Goes To Desa 2017

Assalamualaikum Saudaraku… Apakah kita masih diberi kesempatan untuk bertemu Jumat lagi minggu depan? Atau Ramadhan lagi besok? Tak ada yang tahu perihal ini kecuali DIA yang Maha Mencipta. Yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha melakukan…

Ketika Kita Mau Mendengar Dan Mengenal

Tidak selamanya putih itu bersih, karenanya jangan mau kita dikotak-kotakan. Sebuah obrolan sebelum dan sesudah jumatan kemarin membuka mata saya mengenai hakikat perbedaan. Saya berkesempatan untuk mengobrol dengan seorang Ketua salah satu organisasi sayap partai…

25 Naskah Pemenang Project Hujan, Mantan, Masa Depan

Finally!!! Sumpah saya deg-degan mati ketika menunggu hasil penjurian dari 3 editor dari major publisher! Terima kasih atas waktu dan energinya untuk : Mas Tri – Pimred Gradien dan Indonesia Tera Mas Adham T Fusama…

6 comments

    You’re right… :)
    It was like yesterday, when i met you at the first time.
    Arigatou na, sensei … ^_^

    Subhanallah…. begitu berharganya wanita, begitu mulianya seorang wanita.. semoga para wanita dapat menjaga hargadiri serta memuliakan dirinya, agar para kaum Adam pula bisa menghargai dan memuliakannya … syukron sangat bermanfaat :)

    It doesn’t easy to implement what we say and what we wrote in reality……..
    A man is always someone who care to logic, fact, and accuracy, and a women is always some one who care to his feeling.
    There will always be mismatch each others, but it can be manage by understanding each others.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *