Bahwa Tujuan Lebih Kuat Dari Perbedaan

Suatu hari kau pernah berujar, “Diantara kita terlalu banyak perbedaan..”

Kemudian yang terjadi adalah kau kemudian menyerah pada keadaan dan melangkah mundur perlahan.

Sejurus kemudian aku tersadar. Kita memang berasal dari galaksi berbeda. Di galaksimu, kamu dibesarkan dengan segala macam kelembutan, kedekatan, perhatian penuh, dan serba kehati-hatian. Sedangkan aku dibesarkan dengan aturan, kelugasan, jalanan, kebebasan, bahkan tidak jarang dengan makian. Saat galaksi kita beradu, iramanya tak lagi merdu. Kau meradang, akupun terkekang.

Kita memilih berbalik badan untuk kemudian pulang.

Apa benar sebuah perbedaan tidak pernah mampu menyatukan? Bukankah darimanapun alur sungai berasal, semuanya akan bermuara di tempat yang sama?

Kemudian aku tersadar, bahwa dalam suatu hubungan haruslah dibangun dari kesamaan tujuan. Seperti kata seorang kawan, seharusnya kita memang selalu memulai sesuatu dari garis finishnya.

Jika kita tidak menemukan ada kebaikan dari suatu hubungan, mau bagaimanapun kita berdarah menjalaninya, semua akan tersakiti pada akhirnya.

Jika kita menjejak ke arah yang sama, bagaimanapun perbedaan diantara kita, aku percaya kita akan saling menguatkan dalam setiap langkahnya. Izinkan aku untuk menyelami apa mimpimu. Dan kaupun akan kupersilakan meneropong kemana aku ingin menuju. Ketika kita menuju arah yang sama, segala perbedaan takkan lagi terasa.

Pada akhirnya, segala perbedaan akan menjadi lelucon yang kita tertawakan. Saat takdir kita suatu hari bertautan.

Lagi-lagi ini untukmu. Kepada Nona yang belum bernama. Ingatlah, bahwa jarak kita hanyalah waktu. Dan saat ini kita sama-sama menabung rindu. Jangan khawatir, aku sedang berjalan menujumu. Hingga satu hari nanti aku utuh milikmu.

CEO Inspirator Academy, penulis 6 buku, co-writer 17 buku artis, pengusaha, dan trainer.

Kios Untuk Ayah

Apakah benar hidup bermula di usia 40 tahun? Banyak sekali yang berkata kepada saya demikian. Bisa jadi ada benarnya, bisa jadi tidak berlaku bagi sebagian besar orang. Coba lihat sekeliling kita saat ini, apakah saudara…

Kamukah Salah Satu Gelandangan Itu? – Properti

https://finance.detik.com/properti/3744907/95-kaum-milenial-terancam-jadi-gelandangan-di-2020 Belakangan saya sering membuat survey atau polling mengenai properti. Kamu tahu kenapa? Ya tentu saja berawal dari kegelisahan saya ketika membaca liputan khusus koran kompas bulan februari kemarin, ditambah berita penegasan dari detik.com ….

#JumuahBerfaedah – Mamah dan Anak Buangannya.

Dari usul status FB dan IG Story saya pagi tadi, saya memilih tema Ibu untuk saya ceritakan di Jumat  ini. Saya memiliki hubungan yang unik dengan Ibu (yang biasa saya panggil Mamah). Relationship saya dengan…

#JumuahBerfaedah – Berorganisasi, Bersilaturahmi, Bersinergi.

Saya adalah orang yang sangat percaya dengan kekuatan silaturahmi. Bagaimana silaturahmi menjadi pintu paling juara untuk membuka rezeki. Aku mengalaminya sendiri. Seorang Brili bisa menjadi seperti ini pun, asbab silaturahmi. Alhamdulillah, karena ketetapanNya, silaturahmi yang…

Alien Dalam Dunia Penulis (Tere Liye)

Saya tidak kaget dengan heboh pernyataan Bang Tere Liye kemarin. Karena saya mengikuti pemikiran sekaligus langkah yang ditempuhnya soal keadilan bagi penulis. Termasuk audiensi yang saya lakukan Maret lalu kepada Pak Hestu Yoga selaku Direktur…

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *