Menerbitkan Karya atau….. BINASA

Telinga kita sudah akrab dengan perkataan “Publish or Perish“. Ya, Anda memilih untuk menerbitkan gagasan dan ide Anda, atau lenyap begitu saja dari dunia? Itulah kenapa menulis sebuah buku (minimal satu buku sebelum mati) menjadi sangat emosional. Karena buku lah yang akan menyimpan dengan baik ide Anda walau Anda nanti mati.

Penulis adalah satu-satunya kesempatan bagi Anda yang ingin hidup abadi. Raga Anda kelak boleh membusuk dan mati. Tapi tidak dengan gagasan Anda. Karya Anda akan menghidupkan kembali dan mengabadikannya.

Jika Anda tidak siap untuk binasa begitu saja, maka sebaiknya mulai hari ini Anda menjadikan menulis sebagai sebuah prioritas. Tanamkan diri Anda, dan munculkan syahwat Anda untuk menulis. Nikmati prosesnya. Walaupun awalnya pasti akan menjadi berdarah-darah. Hal itu manusiawi. Saya pun di awal merasa demikian.

Namun setelah menanamkan janji pada diri sendiri, dan memutuskan untuk berinvestasi sehari 5 halaman lambat laun proses ini menjadi sebuah kenikmatan.

Tresno Jalaran Soko Kulino.

Seketika saya kembali membuktikan bahwa kata-kata seorang Zade Smith (novelis besar Inggris), “Menulis itu 1 persen bakat, 99 persen sisanya kedisiplinan dan kerja keras.” benar adanya.

Yang awalnya berdarah-darah dan merasakan menulis adalah penderitaan bahkan siksaan.. Setelah 21 hari mendisiplinkan diri menulis 5 halaman.. Semuanya menjadi nikmat dan enjoy.

Ya, harga sebuah kebadian adalah kedisiplinan.

Apakah Anda siap menebusnya?

Jadi CEO

12 years

Assalamualaikum.. Sambil nunggu waktu futsal di Lampung, aku mau sharing tentang #JadiCEO | 1.Guruku pernah bilang, untuk menjadi CEO atau direktur ada dua jalan. Jalan panjang dan jalan pintas #JadiCEO 2.Jalan panjang adalah kamu masuk…

Tiga Hari Untuk Selamanya

12 years

Baju putih, dasi biru, lengkap dengan setelan jas hitam dan sepatu klimis. Lima belas trainer yang biasa dipanggil Fasilitator tegap membuat lingkaran di Arena WBT batch 12. Di dalam arena, masih lengang. Pintu sengaja ditutup…

Mengumpulkan Nyali

12 years

Sebelumnya di postingan ini , aku bercerita jika aku telah memasuki lembaran baru menjadi fulltime trainer dan konsultan di PC. Momen itulah yang membuatku tidak lagi merasa “bekerja”. Aku merasa sedang bersenang-senang dengan berkarya. Melalui…

Alunan Perjalanan

13 years

Refleksi 2013 edisi kali ini menyajikan memoar perjalanan selama 2013. Bisa diakui, sepanjang umurku memamng tahun 2013 yang paling banyak diwarnai dengan perjalanan-perjalanan seru. Dan semoga catatan ini bisa menjadi referensi buat kamu yang suka…

Trainer Pemanjat Pinang

13 years

Ngomongin panjat pinang, pasti ingatan kita langsung meluncur ke lomba 17-an. Dulu, saat masih SD aku selalu menganggap Panjat Pinang ini adalah perlombaan orang dewasa. Ketakutan terbesarku adalah aku takut badanku remuk menjadi perkedel karena…

Mencoba Menyalakan Cahaya

13 years

Edisi kali ini masih tentang Refleksi 2013. Dan kuawali dengan pertanyaan : “Lo Udah Ngapaen Aja buat Indonesia?” 2 Maret 2013 , sebuah sejarah tercipta. Ya mungkin bukan sejarah dunia, tapi paling ngga ini adalah…

YES! Im a Happy Trainer

13 years

Cerita tentang berakhirnya karirku sebagai seorang hotelier yang sempat tayang disini berlanjut seru di babak selanjutnya. Mungkin di awal tahun 2013 aku adalah salah satu mahluk yang paling berbahagia di dunia. Bisa jadi aku memiliki…

Bukan Lagi Hotelier

13 years

Awal tahun 2013 ditandai dengan lepasnya status hotelier yang bertahun-tahun kusandang. Sebuah profesi yang sesungguhnya mulia namun banyak dari masyarakat kita memandang sebelah mata. “Zul, mamas udah ga kerja di hotel lagi lho..” kataku pamer…