1 Tindakan vs 1000 Alasan
1 Tindakan vs 1000 Alasan
Serius, tulisan kali ini akan sangat menampar kalian. Masih ada waktu untuk menutup lembar blog ini sebelum kalian menyesal membaca tulisan ini sampai akhir.
Lho, masih lanjut bacanya?
Oke, sebagai apresiasi atas kalian yang memiliki keberanian untuk membaca tulisan ini sampai akhir, aku berikan sebuah kisah. Sebuah kisah yang membuatku bertahun-tahun gerah.
Suatu hari di dunia FB :
Update-an statusku : “Selamat malam, hari ini aku mau bersajak di twitter, #DuhaiHati. Simak di @BriliAgung sekarang ya J “
Tak berapa lama, ada yang berkirim message : “Ko ga di tag di FB aja sih mas?”
Aku jawab : “Sengaja, biar kalian bikin akun twitter. Hehehehe”
Lalu dijawab lagi sama dia : “ Tega banget sih mas, Sebenarnya bukannya ga mau aktif di twitter, cuma pusing kalo aktif terlalu banyak di jejaring sosial, ntar pekerjaan bisa terbengkalai. Ujung-ujungnya di terminate bos. Saya kan bukan kerja kantoran aja, saya juga beresin kerjaan di rumah. Pokoknya sibuk, sampai harus curi-curi waktu buat bbm atau fb-an. So ga ada waktu buat twit-twit an.”
Aku jawab lagi : “Yang bikin kita sukses itu bukan 1000 alasan, melainkan 1 tindakan.”
Pendek sih jawabnya, tapi dalam hati…
